13 Sekolah di Kabupaten Toba Resmi Jadi Kandidat Sekolah Rujukan Google
- Herlambang Ichtiarto
- 22 May, 2025
Wakil Bupati Toba, Murphy Sitorus luncurkan 13 Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG) Kabupaten Toba di SMP Negeri 4 Laguboti, Jumat (16/5/2025). Peluncuran KSRG ditandai dengan pemukulan gong oleh Murphy, yang disaksikan langsung oleh 13 Kepala Sekolah KSRG dan Google Education Specialist, Renti Rosmalis.
KSRG merupakan program undangan khusus bagi
sekolah-sekolah yang tertarik menghadirkan kegiatan pembelajaran inovatif
berbasis Google for Education. Setelah menjadi sekolah rujukan Google, kegiatan
belajar mengajar akan mengalami digitalisasi dengan menggunakan fitur-fitur
Google Workspace, yang dapat di akses melalui akun belajar.id.
Riston Lumban Gaol, Co-Captain akun
belajar.id Kabupaten Toba mengatakan program ini khusus dikhususkan untuk
sekolah-sekolah negeri yang membutuhkan digitalisasi pendidikan.
“Kalau swasta kan, baik dari fasilitas,
sarana prasarananya, mereka sudah sangat tersedia pastinya. Jadi kemarin ketika
launching, Google mencoba merangkul
sekolah negeri untuk ikut digitalisasi pendidikan.” Ungkap Riston dalam
wawancara dengan Del FM, Rabu (21/5/2025).
Riston juga memaparkan berbagai manfaat
yang dapat diterima sebagai sekolah rujukan Google. Sekolah rujukan Google akan
memiliki plakat dan brand sekolah
rujukan Google, kesempatan untuk berpartisipasi dalam acara rujukan Google,
kesempatan promosi kisah sukses sebagai sekolah rujukan google, dan profil
sekolah ditampilkan dan sekolah rujukan Google se-Indonesia.
Berikut daftar 13 Kandidat Sekolah Rujukan
Google:
Sekolah Dasar:
1.
SD Negeri 173553 Simaremare Jae
2.
SD Negeri 176368 Gurgur
3.
SD Negeri 176367 Soposurung
4.
SD Negeri 173593 Parsoburan
5.
SD Negeri 173654 Lumbanjulu
Sekolah Menengah Pertama:
1.
SMP Negeri 1 Uluan
2.
SMP Negeri 5 Satu Atap
Simanobak
3.
SMP Negeri 2 Satu Atap Sibisa
4.
SMP Negeri 3 Laguboti
5.
SMP Negeri 2 Nassau
6.
SMP Negeri 4 Laguboti
7.
SMP Negeri 1 Laguboti
8.
SMP Negeri 2 Balige
13 kandidat sekolah ini dapat menerima
gelar sekolah rujukan Google bila telah memenuhi beberapa persyaratan.
Persyaratan tersebut antara lain, dua kelas percontohan telah menggukan minimal
60 Chromebook, telah melakukan aktivasi akun pembelajaran, juga membuat bikti
karya pemanfaatan Google Workspace sebagai saran pembelajaran.
Selain itu, semua guru di sekolah tersebut
harus sudah mendapatkan pelatihan resmi dari Google Sertified Trainer. 30%
diantara guru-guru ini harus memiliki sertifikasi Google C1 Certified
Educators.
“Dengan fitur-fitur canggih di Google yang
nanti dipelajari oleh para guru kiranya dapat meringankan pekerjaan Bapak dan
Ibu. Dampak positifnya, anak didik akan lebih pintar dan berwawasan luas. Maka
berbanggalah dan tekunlah dalam mengikuti program ini,” Pesan Wakil Bupati
Toba, dilansir dari Pemkab Toba.
Leave a Reply
Your email address will not be published. Required fields are marked *
